Minggu, 12 Juli 2015

Judul


SEBUAH ikatan sebelum halal hanya permainan. Beribu kali pun ia berbicara serius, sudah barang tentu itu adalah bualan belaka. Wahai para gadis, sudahlah. Tak usah percaya bualan mereka. Kesucianmu seharusnya dijaga hingga seseorang lelaki jantan datang menemui ayahmu untuk menikahimu.

Lagi-lagi saya miris melihat anak-anak belia bahkan masih berseragam putih merah, terlihat malu-malu kala menerima whatsapp dari teman prianya. Belum lagi mereka yang berseragam putih biru yang tak malu lagi bergandengan tangan meniru idola mereka yang bermain GGS. Mereka tersesat.

Lebih parah lagi, anak-anak SMA yang sedang menempati kadar kelabilan yang tinggi, terhipnotis oleh rayuan korea dan idol Pop. Mereka sudah tak peduli lagi masa depan mereka. Tak peduli lagi akan cita-cita, atau mungkin tak ingat lagi kucuran keringat orang tua yang tiap hari bekerja hanya untuk membiayai anaknya sekolah.

Dunia semakin reyod, seperti kursi yang jika tidak diberikan penyangga ia akan ambruk.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar